Kamis, 29 Januari 2026

Tim kuasa hukum Min Hee Jin gelar konferensi pers untuk bahas NewJeans

 Tim kuasa hukum mantan CEO ADOR Min Hee-jin akan mengadakan konferensi pers terkait tuduhan terhadap grup wanita NewJeans.

Menurut siaran Korea Joongang Daily pada Rabu (28/1), Tim kuasa hukum Min Hee Jin akan mengadakan konferensi pers sore ini terkait tuduhan bahwa ia mencoba merebut NewJeans dari HYBE.

Konferensi pers hari Rabu akan diadakan di sebuah tempat di Distrik Jongno, pusat Seoul, Korea Selatan.

Namun, belum diketahui secara pasti apakah Min Hee Jin akan hadir karena acara tersebut telah dimajukan dari hari Kamis ke hari Rabu akibat penjadwalan tempat.

“Konferensi pers ini bertujuan untuk menyampaikan sisi cerita Min di tengah klaim ganti rugi ADOR terhadapnya, serta pemutusan kontrak dan gugatan kompensasi agensi yang melibatkan beberapa anggota NewJeans,” kata seorang pengacara, Selasa (27/1).

Tuduhan yang disebut sebagai upaya manipulasi tersebut bermula pada April 2024, ketika HYBE meluncurkan audit internal terhadap Min dan menuduhnya mencoba merebut kendali manajemen ADOR. Min dipecat sebagai CEO ADOR empat bulan kemudian.

Pengacakan kontrak mengacu pada praktik kontroversial di mana pihak eksternal mencoba membujuk seorang artis untuk meninggalkan agensi mereka saat ini dan bergabung dengan agensi baru, biasanya sebelum kontrak mereka yang ada berakhir.

Pada November 2024, kelima anggota NewJeans mengadakan konferensi pers darurat yang mengumumkan pemutusan kontrak eksklusif mereka dengan ADOR, dengan alasan rusaknya kepercayaan dengan agensi tersebut.

ADOR menanggapi dengan mengajukan gugatan untuk meminta konfirmasi bahwa kontrak tersebut tetap berlaku. Pengadilan memutuskan mendukung agensi tersebut pada sidang pertama pada Oktober tahun lalu.

Setelah putusan tersebut, semua anggota NewJeans menyatakan niat mereka untuk kembali ke ADOR, tetapi hanya anggota Haerin, Hyein, dan Hanni yang sejauh ini telah mengoordinasikan kepulangan mereka dengan agensi tersebut.

Anggota Minji masih dalam diskusi dengan ADOR, sementara Danielle dikeluarkan dari grup karena ADOR memberitahunya tentang pemutusan kontrak pada 29 Desember tahun lalu.

ADOR kemudian mengajukan gugatan untuk menuntut ganti rugi terhadap Danielle, seorang anggota keluarganya, dan Min Hee Jin mengklaim bahwa mereka memikul tanggung jawab yang signifikan atas perselisihan tersebut dan keterlambatan pengembalian NewJeans.

Jumlah total yang dituntut adalah 43,1 miliar won atau sekitar Rp502 miliar.


Sekjen PBB khawatir dengan kehadiran kapal AS di Teluk Persia

 Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengaku khawatir dengan laporan kehadiran militer Amerika Serikat di Teluk Persia, kata juru bicara PBB Stephane Dujarric pada Selasa (27/1).

"Bahwasanya Sekretaris Jenderal sangat prihatin tentang laporan peningkatan kekuatan militer di wilayah Teluk Persia," kata Dujarric saat konferensi pers.

Sekjen juga mendesak semua pihak untuk tidak melakukan tindakan apapun yang berpotensi meningkatkan ketegangan atau memicu konflik, katanya.

Saluran TV Fox News, yang mengutip salah satu pejabat AS, pada Senin (26/1) melaporkan bahwa kelompok tempur kapal induk USS Abraham Lincoln telah memasuki wilayah tanggung jawab CENTCOM di Samudra Hindia.

Pada 22 Januari Presiden AS Donald Trump mengatakan kapal-kapal Angkatan Laut AS bergerak menuju Iran "hanya untuk berjaga-jaga".

Sebelumnya, dia menolak memberikan jawaban pasti atas pertanyaan apakah opsi intervensi militer di Iran telah dihapus. Dia hanya mengatakan bahwa dia tidak dapat mengatakan apa yang akan terjadi di masa depan.


Senin, 26 Januari 2026

Jalan utama terputus warga Kampung Nusa Serang terisolasi banjir

 Pelatih Manchester United (MU) Michael Carrick mengatakan, laga menghadapi Arsenal pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Stadion Emirates, London, Minggu (25/1), akan menjadi tantangan bagi timnya.

"Saya sangat menantikan pertandingan itu. Mereka adalah tim yang sangat bagus, itu sudah jelas. Mereka punya banyak kekuatan, baik dari cara bermain maupun kualitas skuadnya," ujar Carrick dikutip dari laman resmi Manchester United

Carrick menegaskan MU sepenuhnya berhati-hati dan tidak akan lengah saat bersua Arsenal. Dia yakin laga tersebut tidak akan berjalan mudah. Akan tetapi, Carrick juga merasa timnya berada di posisi yang cukup baik di liga dan itu akan membawa atmosfer positif.

Carrick menegaskan, hasil yang diterima timnya kala menang 2-0 atas Manchester City pada Sabtu (17/1) memberikan kepercayaan diri serta mendapatkan dorongan semangat timnya. Namun, dia ingin MU tetap membumi.

"Satu pertandingan tidak serta-merta membuat anda menjadi tim hebat, tetapi itu memberi kami fondasi yang sangat baik untuk dibangun. Ada banyak kepercayaan diri dan perasaan positif di dalam tim, tetapi itu tetap terukur. Kami mengetahui apa yang akan datang dan kami harus siap menghadapinya," kata Carrick.

Terkait skuad, pria berusia 44 tahun itu memastikan salah satu bek tengahnya yaitu Matthijs De Ligt akan absen dalam laga kontra Arsenal.

Dia menyebut bek asal Belanda tersebut mengalami sedikit masalah otot. Carrick memprediski De Ligt akan kembali dalam beberapa minggu ke depan.

Bagi MU, pertandingan versus Arsenal menjadi kesempatan untuk masuk ke zona empat besar klasemen sementara Liga Inggris 2025/2026. Kini mereka menempati posisi lima dengan torehan 35 poin dari 22 laga dan hanya terpaut satu poin dari Liverpool yang berada di peringkat empat.

Sementara Arsenal berpotensi memperlebar jarak dengan Manchester City dan memperkokoh posisi mereka di puncak klasemen andai mengalahkan MU.

Saat ini mereka memiliki 50 poin dari 22 pertandingan dan memiliki jarak tujuh poin dengan Manchester City di peringkat dua.


Jalan utama terputus warga Kampung Nusa Serang terisolasi banjir

  Banjir akibat luapan Sungai Cibereum memutus akses jalan utama sepanjang satu kilometer di Kampung Nusa, Desa Parakan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten, sehingga menyebabkan puluhan kepala keluarga di wilayah tersebut terisolasi.

Nuriyadi Hakiki, salah seorang warga Kampung Nusa di Serang, Sabtu, mengatakan banjir dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter tersebut telah terjadi sejak Rabu (21/1).

"Ini banjir yang ketiga kalinya dan yang paling parah. Di RT 01 ada 70 Kepala Keluarga (KK). Tidak semua rumah terendam, namun dampaknya akses kami tertutup semua, warga tidak bisa ke mana-mana," ujar Nuriyadi.

Menurut dia, seluruh akses keluar masuk kampung, khususnya jalur utama Majasari-Nusa, lumpuh total. Padahal, jalur tersebut merupakan akses vital yang digunakan warga untuk berangkat dan pulang bekerja

Ia menjelaskan, meskipun saat ini debit air yang sempat masuk ke rumah-rumah warga sudah mulai surut, akses jalan diperkirakan masih belum bisa dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, hingga tiga hari ke depan.

"Arah ke sini tertutup, arah ke sana tertutup. Walaupun air surut, mungkin butuh tiga hari lagi akses jalan baru bisa lewat," katanya.

Untuk mobilitas darurat, warga saat ini mengandalkan bantuan satu unit perahu karet dari petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Polsek setempat. Namun, Nuriyadi menilai jumlah tersebut belum memadai mengingat banyaknya warga yang membutuhkan akses penyeberangan.

"Alhamdulillah ada bantuan perahu, cuma satu perahu itu tidak cukup buat warga karena ini akses utama," tambahnya.

Terkait bantun logistik, warga mengaku sejauh ini baru menerima bantuan dari Kepala Desa Parakan yang ditujukan bagi warga terdampak. Warga berharap adanya perhatian lebih lanjut dari pemerintah daerah mengingat aktivitas ekonomi mereka terganggu akibat terputusnya akses jalan.

Kamis, 22 Januari 2026

Flick kecewa berat Barcelona takluk dari Real Sociedad

 Pelatih Barcelona Hansi Flick kecewa berat seusai timnya takluk dari Real Sociedad pada pertandingan pekan ke-20 Liga Spanyol di Stadion Anoeta, San Sebastian, Minggu (18/1) waktu setempat.

"Saya kecewa karena kami memainkan pertandingan yang sangat bagus," ungkap Flick, dikutip dari laman resmi klub

Pada pertandingan ini Barcelona tampil dominan dan bahkan sempat mencetak dua gol melalui Fermin Lopez serta Frenkie de Jong, namun kedua gol tersebut tidak disahkan oleh wasit.

Pertandingan akhirnya harus usai dengan skor 2-1 untuk kemenangan Real Sociedad berkat Mikel Oyarzabal dan Goncalo Guedes, sedangkan Barcelona sempat menyamakan kedudukan melalui Marcus Rashford.

Kekalahan dari Real Sociedad ini sekaligus mengakhiri sembilan kemenangan beruntun yang didapatkan oleh Barcelona pada ajang Liga Spanyol dan membuat mereka gagal memperlebar jarak dengan Real Madrid di posisi kedua.

Flick menjelaskan bahwa timnya layak mendapat kemenangan pada pertandingan ini jika mengacu pada penampilan anak-anak asuhnya di lapangan.

Meski tidak bisa menutupi kekecewaan atas kekalahan ini, pelatih berkebangsaan Jerman itu mengakui bahwa ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dari permainan Lamine Yamal serta kolega.

"Kami harus bertahan lebih baik, terutama setelah gol kedua seusai kami bisa mencetak gol penyeimbang," kata Flick menjelaskan.

"Kami bermain bagus karena ada kalanya Anda mengerahkan banyak energi tetapi pada akhirnya tidak beruntung... Kami pantas menang, tetapi itulah sepak bola," kata dia menambahkan.

Flick menegaskan kini tim asuhannya akan fokus untuk menghadapi pertandingan ketujuh fase liga Liga Champions menghadapi Slavia Praha di Stadion Fortuna Arena, Praha, Kamis (22/1) pukul 03.00 WIB.

Lisandro Martinez tantang kritik Scholes-Butt usai redam Haaland

  Lisandro Martinez menegaskan sikapnya terhadap kritik Paul Scholes dan Nicky Butt setelah bek Manchester United itu sukses meredam pencetak skor terbanyak Liga Inggris Erling Haaland dalam kemenangan 2-0 atas Manchester City di Old Trafford.

“Sejujurnya, dia bisa mengatakan apa pun yang dia mau. Saya sudah bilang kepadanya, kalau dia ingin mengatakan sesuatu kepada saya, dia bisa datang ke mana pun dia mau. Ke rumah saya, ke mana saja. Saya tidak peduli,” kata Martinez dikutip dari Sky Sports, terkait komentar Scholes dan Butt yang sebelumnya meragukan kemampuannya menghadapi Haaland.

Sebelum derby Manchester, Butt menyebut Haaland akan dengan mudah mengungguli Martinez dan menggambarkan duel keduanya seperti “seorang ayah berlari mengejar balita kecil sepulang sekolah.” Scholes kemudian menimpali dengan pernyataan bahwa Haaland akan mencetak gol lalu “melempar Martinez ke dalam gawang.”

Namun di lapangan, Martinez tampil solid dan mampu membatasi pergerakan Haaland, yang akhirnya ditarik keluar lebih awal oleh pelatih City Pep Guardiola. Penampilan bek timnas Argentina itu menjadi salah satu kunci kemenangan United dalam laga tersebut.

Scholes merespons komentar Martinez melalui unggahan Instagram dengan nada bercanda. Ia menulis, “Seseorang baru saja menjalani pertandingan yang bagus, saya sangat senang untukmu. Teh, tanpa gula ya @lisandromartinezzz.”

Meski demikian, Manchester United disebut tidak senang dengan komentar Scholes dan Butt dalam podcast mereka. Klub menilai pernyataan tersebut lebih bernuansa mengejek Martinez ketimbang memberikan analisis konstruktif terhadap pertandingan.

Licha menyatakan dirinya tetap menghormati mantan pemain United, tetapi merasa kritik seharusnya disampaikan secara terbuka. Ia mengatakan bahwa banyak orang mudah berbicara di televisi, namun berbeda ketika bertemu langsung. Menurutnya, ia memilih fokus pada performa pribadi dan tim.

Bek berusia 27 tahun itu juga menegaskan komitmennya kepada klub. Ia menyebut akan terus memberikan segalanya untuk Manchester United hingga hari terakhirnya, tanpa terlalu memedulikan komentar dari luar.

Kemenangan atas City juga menjadi laga pertama Michael Carrick sebagai pelatih kepala United. Carrick baru ditunjuk beberapa hari sebelum pertandingan, namun Martinez menilai mantan gelandang itu langsung memberi dampak positif dengan membawa mentalitas baru ke dalam tim.

Martinez menyebut Carrick memahami betul makna Manchester United karena pengalaman panjangnya bersama klub dari mulai pemain hingga sebagai staf kepelatihan. Ia menilai perubahan tersebut datang pada momen yang tepat, saat tim berada dalam situasi sulit dan membutuhkan arah baru.

Senin, 19 Januari 2026

Ketua KY soroti dualisme pengawasan hakim, usul bawas terpadu

 Ketua Komisi Yudisial Republik Indonesia Abdul Chair Ramadhan mengusulkan pembentukan badan pengawas hakim terpadu sebagai solusi atas belum adanya undang-undang khusus yang mengatur pengawasan etika dan perilaku hakim sehingga masih terjadi dualisme pengawasan hakim.

Hal tersebut disampaikan Abdul Chair dalam kuliah umum bertema Implementasi Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH) di Kalangan Hakim di Kampus Universitas Pakuan, Kota Bogor, Jawa Barat

Abdul Chair menjelaskan bahwa hingga saat ini pengawasan terhadap hakim masih bertumpu pada keputusan bersama dan peraturan bersama antara Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung, sementara dasar hukum dalam bentuk undang-undang khusus belum tersedia.

“Harus diatur dalam undang-undang. Sampai saat ini undang-undangnya belum ada. Yang ada baru keputusan bersama dan peraturan bersama,” kata Abdul Chair.

Menurut dia, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan perbedaan persepsi dan tarik-menarik kewenangan dalam praktik pengawasan, khususnya dalam membedakan antara pelanggaran teknis yudisial dan pelanggaran etika atau perilaku hakim.

Ia menegaskan bahwa Komisi Yudisial memiliki kewenangan dalam mengawasi perilaku hakim sepanjang terdapat tindakan yang menyalahi kode etik dan pedoman perilaku hakim, bukan semata-mata menilai aspek teknis putusan.

“Sepanjang dalam putusan yang dibuat itu ada tindakan yang menyalahi kode etik dan pedoman perilaku hakim, maka itu adalah ranah Komisi Yudisial,” ujarnya.

Abdul Chair menilai dualisme pengawasan dapat melemahkan efektivitas pengawasan dan berdampak pada kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan apabila tidak disertai dengan kesamaan persepsi antar lembaga.

Oleh karena itu, ia mengusulkan perlunya sebuah badan pengawas hakim terpadu yang bekerja secara kolaboratif, dengan mekanisme satu pintu dalam menerima dan menilai laporan masyarakat.

“Saya menawarkan adanya suatu badan pengawasan hakim terpadu, yang menghimpun pengawasan internal dan pengawasan eksternal, sehingga pengawasan dilakukan secara bersama,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa melalui mekanisme terpadu tersebut, setiap laporan dapat diklasifikasikan sejak awal, apakah masuk ranah teknis yudisial yang menjadi kewenangan Mahkamah Agung, atau berkaitan dengan perilaku hakim yang menjadi kewenangan Komisi Yudisial.

Menurut Abdul Chair, kolaborasi dalam pengawasan menjadi kunci untuk mencegah tumpang tindih kewenangan sekaligus memperkuat sistem peradilan yang bersih dan berintegritas.

“Tanpa kolaborasi dan penyatuan, akan sulit mewujudkan peradilan yang bersih. Yang diperjuangkan bukan kepentingan lembaga, tetapi keadilan itu sendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa hukum pada dasarnya dibuat untuk manusia, sehingga penegakan hukum harus diarahkan pada terwujudnya keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan secara seimbang.

KAI Bandung catat okupansi 72 persen tegaskan Jabar destinasi favorit

  PT KAI Daop 2 Bandung mencatatkan tingkat keterisian tempat duduk (okupansi) mencapai 72,4 persen, yang turut menegaskan Bumi Priangan menjadi destinasi favorit termasuk untuk wisata selama periode libur Isra Mikraj 1447 H ini.

Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo di Bandung, Sabtu, menjelaskan kondisi ini terlihat dari pergerakan penumpang yang cukup masif, dengan kedatangan lebih tinggi di akhir pekan ini, di mana hingga Jumat (16/1), total tiket terjual telah menembus angka 48.829 lembar dari ketersediaan 67.410 tempat duduk yang diprediksi akan terus bergerak seiring pembelian tiket go show.

Secara kumulatif selama periode 15-16 Januari 2026, pelanggan yang tiba mencapai 29.680 orang, melampaui jumlah pelanggan yang berangkat yakni sebanyak 29.020 orang.

"Kami terus mengoptimalkan kesiapan sarana dan prasarana, pelayanan petugas di stasiun maupun di atas kereta, serta pengaturan perjalanan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh penumpang. Kami juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi selama libur Isra Miraj ini," kata Kuswardojo.

Tercatat pada hari Jumat (16/1) sebanyak 14.967 pelanggan tiba di seluruh stasiun wilayah Daop 2, sedangkan pelanggan yang berangkat berjumlah 14.030 orang. Stasiun Bandung menjadi titik terpadat dengan melayani kedatangan 5.185 penumpang dan keberangkatan 4.737 penumpang, disusul Stasiun Kiaracondong dengan 3.226 penumpang berangkat dan 2.742 penumpang datang.

Selain di Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong, pergerakan penumpang lokal juga terlihat tinggi di stasiun-stasiun penyangga. Stasiun Cianjur melayani 972 penumpang berangkat dan 1.077 datang, disusul Stasiun Tasikmalaya dan Stasiun Cipatat yang juga mencatat angka ratusan hingga seribuan penumpang.

Di tengah tingginya permintaan tiket, Daop 2 Bandung menghadirkan opsi perjalanan hemat dengan pemberian potongan harga sebesar 10 persen khusus untuk Kereta Api (KA) Pasundan relasi Kiaracondong-Surabaya Gubeng (PP).

Program diskon ini berlaku untuk periode keberangkatan yang cukup panjang, yakni mulai 11 Januari hingga 10 Maret 2026. Masyarakat dapat mengakses promo ini melalui seluruh saluran penjualan resmi KAI, dengan catatan tiket diskon tetap bisa dibatalkan atau diubah jadwalnya (reschedule) sesuai aturan, namun tidak dapat digabung dengan tarif reduksi lainnya.

KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau seluruh pelanggan untuk memperhitungkan waktu tempuh menuju stasiun agar tidak tertinggal kereta, mengingat padatnya arus lalu lintas jalan raya menuju stasiun besar di Bandung pada masa liburan ini.

Kamis, 15 Januari 2026

PMI edukasi PHBS di sekolah-permukiman warga Solok pascabanjir bandang

  Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SD Negeri 08 Muaro Pingai, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Sumatera Barat usai banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.

Koordinator Tim Promosi Kesehatan PMI Anggi mengatakan di Jakarta, Selasa, kegiatan ini dilakukan seiring dengan dimulainya kembali aktivitas belajar mengajar setelah bencana.

Melalui kegiatan edukasi ini, pihaknya berharap dapat meminimalkan risiko penyebaran penyakit serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan PHBS selama masa pemulihan pascabencana.

Metode edukasi dilakukan secara interaktif agar mudah dipahami oleh anak-anak sekolah dasar. Dalam sesi edukasi yang berlangsung di ruang kelas, pihaknya mengajak 87 siswa untuk mempelajari dan mempraktikkan cara mencuci tangan yang benar.

Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya penerapan PHBS, tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di rumah dan lingkungan sekitar.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya mengetahui, tetapi juga mau menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Anggi.

Guru pendamping kegiatan Sepsi Haryanti menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Dia menilai, edukasi PHBS sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya kebersihan diri.

“Antusiasme anak-anak sangat tinggi, dan kami berharap kebiasaan hidup bersih dan sehat ini dapat terus diterapkan,” katanya.

Selain kegiatan di sekolah, Tim Promosi Kesehatan PMI juga melakukan kunjungan dari rumah ke rumah warga di sekitar sekolah. Kunjungan ini bertujuan memberikan edukasi serta mendorong keterlibatan anggota keluarga dalam menerapkan PHBS.

Salah seorang warga, Ria (45), mengungkapkan sejumlah keluhan kesehatan yang dialami keluarganya setelah bencana, seperti gatal-gatal pada kulit serta batuk dan pilek. Ia juga menyampaikan keterbatasan akses air bersih, yang saat ini masih harus diambil dari mushalla terdekat.

Ria menilai kehadiran Tim Promosi Kesehatan PMI memberikan dampak positif bagi warga. Ria mengaku terbantu karena mendapatkan pengingat untuk terus menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

“Kadang kita suka mengabaikan hal-hal kecil yang sebenarnya bisa menjadi sumber penyakit,” tambahnya.

Indonesia, Turki, dan masa depan diplomasi non-blok di abad ke-21

  Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono, menyampaikan kembali dukungan Indonesia kepada Turki sebagai mitra wicara (dialogue partner) Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) guna meningkatkan keterlibatan negara tersebut di kawasan Asia Tenggara.

"Kami menyambut aspirasi Turki menjadi mitra wicara penuh ASEAN, dan kami siap memberi dukungan penuh," kata Sugiono dalam pernyataan pers bersama usai acara Dialog 2+2 Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia-Turki, di Ankara, Turki

Menlu Sugiono menyebut bahwa dalam dialog 2+2 tersebut, delegasi Indonesia dan Turki saling bertukar pandangan dan informasi terbaru soal kawasan masing-masing serta posisi diplomasi nasional di forum internasional, seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan ASEAN.

Menyimpan niat panjang

Sekilas, dukungan Indonesia terhadap aspirasi Turki sebagai mitra wicara ASEAN terlihat sederhana. Sekadar pernyataan pers, sekadar kalimat diplomatik. Tapi, dalam urusan politik luar negeri, kalimat yang paling tenang sekali pun kerap menyimpan niat paling panjang.

Maka, dukungan ini bukan semata urusan Turki dan status kemitraannya di ASEAN. Ia juga mencerminkan cara Indonesia membaca dunia hari ini, yakni tidak ingin terseret ke persaingan kekuatan besar -- Amerika Serikat (AS) di satu sisi, China dan sekutunya di sisi lain -- namun juga tidak memilih menjauh dari keduanya. Dalam bahasa diplomasi, sikap inilah yang -- dahulu -- kerap disebut non-blok.

Dalam teori middle power diplomacy, Indonesia dan Turki memiliki satu kesamaan. Keduanya tidak cukup besar untuk mendikte dunia, tapi terlalu besar untuk diabaikan. Di posisi serba tanggung itulah kreativitas diplomasi kedua negara diuji.

Andrew Cooper, akademisi dari The Balsillie School of International Affairs and the Department of Political Science, yang banyak menulis soal diplomasi negara middle power, menyebut middle power cenderung bermain di celah, mengisi ruang yang tak dijaga negara besar. Saat ini, celah itu bernama Global South. Istilah ini, yang dulu terasa seperti jargon seminar, sekarang telah menjelma menjadi identitas politik yang makin percaya diri.

Indonesia dikenal sejak lama membawa semangat Bandung (Bandung spirit) dan Gerakan Non-Blok. Adapun Turki membawa pengalaman unik, yaitu sekutu Barat yang sering berdebat dengan Barat. Dua latar berbeda, tapi sama-sama paham rasanya berada di antara.

Non-blok hari ini jelas bukan berarti netral total. Dunia terlalu ribet untuk disikapi seperti itu. Yang perlu dijaga adalah fleksibilitas, agar pilihan-pilihan tetap tersedia saat dibutuhkan.

Evelyn Goh, profesor di Australian National University (ANU), Canberra, Australia, yang kerap membedah strategi negara-negara Asia di tengah persaingan raksasa dunia, menyebut strategi ini sebagai hedging. Artinya, tidak mengikatkan diri pada satu kekuatan saja, tapi tetap aktif menjaga hubungan ke berbagai arah.

Nah, Indonesia sudah lama mempraktikkan hedging itu. Ia berteman dengan AS, berdagang dengan China, bersuara di Global South. Turki kini mulai melakukan hal serupa, tapi dengan gaya yang lebih frontal.

Maka, dalam kerangka itulah, dukungan Indonesia terhadap Turki sebagai mitra wicara ASEAN bisa dibaca dan dipahami. Dengan demikian, ini bukan sekadar soal satu negara, melainkan tentang bagaimana Indonesia menjaga ruang geraknya di kawasan.

Turki memiliki latar belakang yang berbeda dari mitra ASEAN lainnya. Negara ini punya pengalaman berhubungan dengan Eropa, Timur Tengah, dan dunia Islam. Itu semua bisa memperkaya cara ASEAN dalam melihat dunia dewasa ini.

Sekaligus alternatif

Bagi Turki, Asia Tenggara adalah kawasan menjanjikan. Di sini ada pasar, ada mitra, ada peluang baru. Ketika satu pintu di Eropa macet, pintu lain tentu perlu dibuka.

Dan Indonesia pasti memahami hal tersebut. Diversifikasi bukan soal serakah, tapi soal bertahan. Dalam dunia yang penuh ketidakpastian, satu sandaran saja terlalu berisiko dan berbahaya.

Joseph Stiglitz, ekonom Amerika Serikat, peraih Hadiah Nobel Ekonomi tahun 2001, pernah mengingatkan bahwa sistem ekonomi global dirancang oleh dan untuk negara maju. Negara-negara berkembang sering kali hanya menjadi pemain figuran, sekadar patuh pada aturan main yang tidak mereka susun sendiri.

ASEAN, jika mau jujur, juga kerap berada di posisi seperti itu. Ia dihormati sebagai kawasan yang stabil, tapi jarang benar-benar didengar kala aturan global dirumuskan. Maka, membuka pintu bagi aktor seperti Turki -- yang punya pengalaman bernegosiasi keras dengan Barat sekaligus berjejaring kuat di dunia Islam -- bisa menjadi cara memperluas spektrum suara ASEAN di panggung global.

Bagi Indonesia, dukungan terhadap Turki sebagai mitra wicara ASEAN adalah bentuk diplomasi yang bersifat low cost tapi high impact. Tidak ada aliansi militer, tidak ada pakta pertahanan, hanya dukungan politik yang fleksibel. Namun dari situ, pesan besarnya jelas bahwa ASEAN tidak ingin dikurung dalam narasi Indo-Pasifik versi satu kekuatan saja.

Lebih jauh, langkah Indonesia ini juga memperlihatkan watak diplomasi Indonesia yang cenderung inklusif. Indonesia tidak merasa terancam dengan hadirnya aktor baru di sekitar ASEAN. Justru sebaliknya, semakin banyak mitra, semakin besar ruang tawar yang tersedia.

Tentu saja, status mitra wicara Turki di ASEAN bukan tiket otomatis menuju sebuah pengaruh besar. Banyak negara sudah lama menjadi mitra wicara ASEAN tanpa benar-benar meninggalkan jejak pengaruh berarti. Semua bergantung pada konsistensi, keseriusan, dan kemampuan membaca budaya konsensus ASEAN yang khas, yakni lambat, penuh kompromi, dan sering kali senyap.

Namun, setidaknya, dengan dukungan Indonesia, Turki mendapat sinyal bahwa Asia Tenggara terbuka untuk kerja sama yang lebih luas. Dan bagi Indonesia, ini adalah cara halus untuk terus menegaskan identitasnya sebagai negara yang tidak ingin memimpin dengan suara keras, tapi juga tidak bersedia diam ketika arah dunia sedang dibentuk.

Pada akhirnya, dukungan Indonesia terhadap Turki sebagai mitra wicara ASEAN bisa dibaca dan dipahami sebagai cermin dari strategi Indonesia dalam menghadapi dunia yang semakin terfragmentasi. Sebuah dunia di mana berteman dengan banyak pihak bukan tanda plin-plan, melainkan tanda kewarasan diplomatik. Sebuah dunia di mana fleksibilitas bukan kelemahan, melainkan sumber daya paling berharga.

Senin, 12 Januari 2026

Khofifah: Proyek SRRL mulai dibangun pada 2027

 Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan proyek Surabaya Regional Railway Line (SRRL) Fase 1 akan memasuki tahap peletakan batu pertama pada 2027 sebagai solusi transportasi publik kawasan aglomerasi Surabaya Raya.

Hal itu Khofifah sampaikan saat menerima Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ralf Beste di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

“Ini menjadi penting karena transportasi publik di area Aglomerasi Surabaya memang harus dicari solusi. Insya-Allah di tahun 2027 akan ground breaking,” kata Khofifah dalam keterangan diterima di Surabaya

Khofifah mengatakan mengapresiasi dukungan Pemerintah Jerman dan Uni Eropa yang selama ini menjadi mitra strategis pembangunan Jawa Timur, khususnya melalui KfW Development Bank dalam pengembangan proyek SRRL Fase 1 rute Gubeng–Wonokromo–Sidoarjo.

Menurut Khofifah, keberadaan SRRL diharapkan mampu memudahkan mobilitas masyarakat, menekan biaya transportasi, serta meningkatkan produktivitas warga yang beraktivitas di kawasan Surabaya Raya.

Proyek SRRL telah tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 dan tercatat dalam Blue Book Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) periode 2020–2024.

Pada 30 Juni 2025, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menandatangani perjanjian pinjaman (loan agreement) dengan KfW Development Bank senilai 297 juta euro untuk mendukung proyek tersebut.

SRRL dirancang mendukung elektrifikasi dan jalur ganda sepanjang sekitar 22 kilometer jalur kereta api di Surabaya, dengan proyeksi lebih dari 200.000 penumpang per hari serta memberi manfaat bagi sekitar 1,3 juta penduduk pada dua tahun pertama operasional.

Selain infrastruktur transportasi, pertemuan tersebut juga membahas penguatan kerja sama mitigasi pemanasan global dan perubahan iklim, termasuk pengelolaan sampah melalui sistem penanganan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang, Kota Malang.

Di sektor kesehatan, Khofifah mengapresiasi kontribusi teknologi dan alat kesehatan asal Jerman dan mendorong pengembangan kerja sama lanjutan berupa mentoring dokter spesialis, khususnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo Surabaya.

Sementara di bidang pendidikan, Khofifah berharap kerja sama vokasi dengan Jerman dapat diwujudkan melalui program kursus singkat bagi guru dan siswa Jawa Timur guna memperkuat keterampilan teknis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja global.

Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ralf Beste mengatakan komitmen negaranya dalam mendukung pembangunan transportasi publik dan pengendalian perubahan iklim di Jawa Timur.

“Kami siap mendukung Jatim dan Surabaya sebagai salah satu daerah dengan pengaruh besar sekaligus Game Changer di Indonesia,” ujar dia.

Head of Cooperation Delegation of the European Union to Indonesia Jerome Pons menegaskan Uni Eropa melalui strategi Global Gateway berkomitmen memperkuat investasi cerdas dan berkelanjutan di sektor transportasi, energi, kesehatan, pendidikan, dan penelitian.

“Kami bertujuan untuk memberikan dampak transformatif di sektor digital, iklim dan energi, transportasi, kesehatan, serta pendidikan dan penelitian,” kata Jerome.

Ratusan WBP kasus narkoba Lapas Semarang di tes urine

 Lapas Semarang melakukan pemeriksaan urine terhadap 833 warga binaan pemasyarakatan (WBP) kasus narkoba sebagai upaya pembinaan dan pengawasan terhadap risiko peredaran barang haram tersebut.

Kalapas Semarang Ahmad Tohari di Semarang, Sabtu, mengatakan, pemeriksaan urine para warga binaan kasus narkoba itu merupakan tindak lanjut surat Kepala Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Wilayah Jawa Tengah tentang tes urine bagi pegawai dan WBP kasus narkotika di seluruh lapas dan rutan di provinsi ini.

"Dilakukan tes urine serentak di seluruh lapas dan rutan," katanya.

Dari hasil pemeriksaan urine terhadap ratusan warga binaan tersebut, kata dia, terdapat beberapa orang yang dinyatakan positif narkoba.

"Untuk yang positif segera diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

Selain warga binaan kasus narkoba, kata dia, tes urine juga dilakukan terhadap 153 petugas Lapas Semarang.

Ia menuturkan dari pemeriksaan terhadap para petugas lapas tersebut seluruhnya dinyatakan negatif narkoba.

Tes urine serentak tersebut, lanjut dia, merupakan bagian dari pembinaan dan pengawasan terhadap petugas dan warga binaan .

Selain itu, lanjut dia, kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika di dalam lapas.

"Kami ambil langkah cepat agar hal-hal yang tidak diinginkan dapat dicegah sejak dini," katanya.

Kamis, 08 Januari 2026

MUI kritisi pasal di KUHP soal nikah siri dan poligami

 Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengapresiasi langkah pemerintah atas diundangkannya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru, namun terdapat sejumlah catatan kritis utamanya perihal nikah siri dan poligami dapat dipidana.

Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh mengatakan KUHP yang baru mengatur larangan perkawinan terhadap seseorang yang ada penghalang yang sah, seperti menikahi orang perempuan yang sudah berada di dalam ikatan perkawinan.

“Kalau poliandri, dalam arti istri yang masih terikat perkawinan, jika kawin dengan laki-laki lain ini bisa dipidana, karena diketahui ada penghalang yang sah. Namun, itu tidak bagi poligami," kata Niam di Jakarta, Selasa.

Merujuk pada Undang-Undang Perkawinan, kompilasi hukum Islam, dan ketentuan fikih, kata dia, ada perempuan yang haram untuk dinikahi, atau dikenal al-muharramat minan nisa’, seperti anak kandung, ibu kandung, saudara kandung, dan saudara sepersusuan.

Ia menegaskan apabila pernikahan terjadi dengan kesengajaan, maka bisa berefek pada pidana. Namun, MUI menilai pemidanaan terhadap nikah siri tidak tepat.

“Karena peristiwa nikah siri tidak serta merta karena keinginan untuk menyembunyikan. Kondisi faktual di masyarakat, ada orang yang nikah siri karena persoalan akses dokumen administrasi,” katanya

Niam menjelaskan perkawinan adalah peristiwa keperdataan, sehingga solusinya pada sisi perdata, bukan pemidanaan.

“Memidanakan sesuatu yang pada hakikatnya urusan perdata, maka perlu diluruskan dan diperbaiki. Tapi secara umum, MUI mengapresiasj diundangkannya KUHP baru menggantikan KUHP warisan kolonial,” katanya.

Menurutnya, MUI memberikan perhatian terhadap KUHP baru ini agar implementasinya di lapangan berdampak pada ketertiban masyarakat.

Ia mencontohkan dalam pasal 402 KUHP mengatur pemidanaan orang yang melangsungkan perkawinan, padahal diketahui bahwa pernikahan yang ada menjadi penghalang yang sah melangsungkan perkawinan tersebut.

Menurutnya, ketentuan ini sebenarnya sudah jelas dan aman, mengingat ada qaid serta batasannya yaitu ‘penghalang yang sah’. Sementara di UU Perkawinan sah jika dilaksanakan sesuai ketentuan agama, merujuk pada Pasal 2 ayat (1).

Sementara dalam Islam, kata Niam, yang jadi penghalang sah perkawinan adalah jika perempuan terikat dalam perkawinan dengan orang lain. Kalau bagi laki-laki, keberadaan istri tidak jadi penghalang yang sah yang menyebabkan ketidakabsahan pernikahan.

“Karenanya pernikahan siri sepanjang syarat rukun terpenuhi, tidak memenuhi syarat untuk adanya pemidanaan," kata dia.

Dengan demikian, menurut penulis buku Fatwa Perkawinan dan Hukum Keluarga ini, pemidanaan nikah siri dengan alasan Pasal 402 ini adalah tafsir yang sembrono dan tidak sejalan dengan hukum.

"Seandainya pun jika itu dijadikan dasar pemidanaan kawin siri, maka itu bertentangan dengan hukum Islam," kata dia.

Ia menegaskan implementasi KUHP harus diawasi agar mendatangkan manfaat dan memastikan bahwa hukum untuk kepentingan keadilan dan kesejahteraan masyarakat serta ketertiban umum.

"Memberikan perlindungan kepada masyarakat di dalam menjalankan aktivitasnya dan perlindungan umat beragama di dalam menjalankan agama dan juga keyakinannya sesuai dengan ajaran agama masing-masing serta menjamin kemaslahatan bagi masyarakat luas," kata dia.

Mensesneg ungkap teguran Prabowo kepada menteri untuk melecut semangat

  Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto memberi teguran kepada para menteri dalam retret Kabinet Merah Putih atau Taklimat Awal Tahun, yang diartikan untuk melecut semangat agar kinerja lebih cepat lagi.

Mensesneg mengemukakan bahwa taklimat atau pengarahan Presiden Prabowo kepada para menteri telah dimulai sejak pukul 14.00 WIB di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat

"Teguran dalam artian melecut semangat, iya. Karena Bapak Presiden memang benar-benar menghendaki kita semua bekerja dengan jauh lebih cepat lagi, terutama di beberapa bidang yang bersifat penciptaan lapangan pekerjaan dan padat karya," kata Prasetyo saat memberikan keterangan di media center kawasan Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa.

Presiden Prabowo ingin penciptaan lapangan kerja lebih cepat melalui program padat karya.

Sebagai contoh, Presiden meminta adanya percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dan program pembuatan kapal tangkap ikan.

"Beliau memang ingin sesegera mungkin program-program tersebut karena bersifat selain padat karya, juga akan meningkatkan produksi protein kita dari sektor perikanan untuk kita bisa meningkatkan asupan protein bagi seluruh rakyat kita," kata Prasetyo.

Dalam retret atau taklimat itu, para menteri memaparkan capaian sekaligus evaluasi program strategis yang telah berjalan serta rencana percepatan ke depan.

Prasetyo mengatakan swasembada pangan merupakan salah satu program yang berhasil diwujudkan dalam satu tahun pemerintah, ditandai dengan tidak adanya impor beras pada 2025, serta target untuk mempertahankan dan meningkatkan capaian tersebut pada 2026.

Selain itu, juga akan dibahas pula swasembada energi, termasuk capaian lifting yang melampaui target APBN 2025 dan upaya percepatan untuk peningkatan produksi.

Prasetyo menambahkan agenda retret juga memuat evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau sekitar 55 juta penerima manfaat dari target 82,9 juta orang.

"Kita berharap di tahun 2026 target itu dapat terpenuhi. Tentu saja dengan sekali lagi, dengan beberapa evaluasi yang terjadi selama pelaksanaan satu tahun, dan hari ini bertepatan dengan satu tahun pelaksanaan program makan bergizi yang dimulai 6 Januari 2025 yang lalu," ucapnya.

Selain itu, Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga CEO Danantara Rosan Roeslani juga memaparkan perkembangan realisasi hilirisasi, termasuk kesiapan sejumlah proyek yang akan memasuki tahap peletakan batu pertama pada Januari ini, dari total sekitar 18 proyek yang telah disepakati.

Prasetyo menambahkan pada retret ini juga dibahas mengenai pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang saat ini berjalan di 166 lokasi dan direncanakan bertambah sekitar 104 titik pada 2026, dengan percepatan penyediaan sarana fisik dan nonfisik.

Retret ini juga membahas penanganan bencana, terutama percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di tiga provinsi terdampak bencana, serta langkah antisipatif menghadapi musim hujan dengan curah tinggi di sejumlah daerah, seperti Kepulauan Sitaro di Sulawesi Utara, Balangan di Kalimantan Selatan, dan wilayah lain yang terdampak.

Senin, 05 Januari 2026

Bali United bidik poin penuh saat jamu Arema FC

 Pelatih Bali United Jonny Jansen menegaskan timnya membidik poin penuh saat menjamu Arema FC pada pekan ke-16 BRI Super League di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali

Dikutip dari laman resmi I.League, Minggu, Jansen menilai timnya kini tengah dalam performa yang bagus meski Bali United belum bisa mendapatkan hasil maksimal.

"Melihat pertandingan sebelumnya melawan Dewa United, kami sudah berhasil menciptakan beberapa peluang dan hampir mencetak gol," jelas pelatih berkebangsaan Belanda tersebut.

"Hanya hasil akhir belum berbuah manis sehingga kami memperbaiki dalam sesi latihan kami dan berharap besok melawan Arema bisa meraih hasil positif," sambung dia.

Jansen melanjutkan jika Bali United tidak gentar dengan ancaman yang berpotensi diberikan Arema FC dan Boris Kopitovic siap tampil maksimal pada laga nanti.

Mantan pelatih klub Liga Belanda PEC Zwolle itu meyakini pertandingan di antara kedua tim akan berlangsung sengit, terlebih Bali United berada di posisi berdekatan pada klasemen sementara Super League.

"Iya, jika mereka menang situasinya akan seperti itu. Tapi kami akan bermain sepak bola, kami ingin menang di rumah. Kami akan berusaha memberikan yang terbaik untuk bisa menang," ungkap Jansen.

Bali United kini tengah berupaya untuk kembali ke jalur kemenangan setelah pada pekan sebelumnya hanya mampu mengemas hasil imbang ketika menjamu Dewa United.

Saat ini Bali United berada di peringkat kedelapan klasemen sementara Super League dengan 21 poin dari 15 laga, unggul tiga poin dari Arema FC di posisi 11.





Arema FC berambisi curi poin ketika jumpa Bali United

 Pelatih Arema FC Marcos Santos menegaskan timnya berambisi mencuri poin ketika berjumpa Bali United pada pekan ke-16 BRI Super League di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (4/1).

Dikutip dari laman resmi I.League, Sabtu, Santos menjelaskan jika pertandingan menghadapi Bali United akan diupayakan Arema FC sebagai momentum untuk bangkit.

Pelatih berkebangsaan Brasil tersebut mengatakan jika lini depan dari Arema FC akan menjadi kunci untuk mewujudkan ambisi mereka untuk bangkit.

"Kami masih memiliki beberapa pemain yang cukup tajam di depan, seperti Ian Puleio, Valdeci, Dedik maupun Razza. Saya percaya dengan kemampuan mereka. Dan saya yakin mereka akan tampil cukup bagus," tegas Santos.

Arema FC tentu berambisi untuk mendapatkan poin ketika menghadapi Bali United setelah pada pekan sebelumnya menelan kekalahan saat menjamu Persita Tangerang di Kanjuruhan.

Meskipun begitu, dirinya sadar pertandingan tersebut akan berjalan sulit, namun dirinya cukup lega karena persiapan Dalberto serta kolega berjalan cukup baik.

"Saat ini kami akan bermain tandang, yang saya rasa lebih efisien bagi kami. Semoga pemain dapat memanfaatkan peluang dengan lebih baik. Tapi persiapan kami cukup bagus. Semua berjalan baik dan semoga nanti kami mendapatkan poin," ungkap Santos.

Saat ini Arema FC tengah menempati peringkat ke-11 klasemen sementara Super League dengan 18 poin dari 15 pertandingan, terpaut tiga poin dari Bali United di posisi delapan.

Tambahan poin tentu sangat dibutuhkan oleh Arema FC untuk bisa menjauhi jauhi zona degradasi, sekaligus mendekat ke posisi papan atas klasemen sementara Super League.

Kamis, 01 Januari 2026

CCTV+: Kerja sama Pertanian Tiongkok-Laos Hasilkan Sejumlah Perkembangan Baru pada 2025

  Tiongkok dan dan Republik Demokratik Rakyat Laos (Laos) terus mempererat kerja sama dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian. Pada 2025, kemitraan yang terjalin antara kedua negara ini menghasilkan sejumlah manfaat nyata, mulai dari perencanaan di laboratorium hingga penerapan langsung di lapangan.

Laboratorium Tiongkok–Laos untuk Keamanan Tanaman Pangan, dipimpin oleh Institute of Plant Protection, Chinese Academy of Agricultural Sciences (IPPCAAS) dan Departemen Pertanian (DOA), Kementerian Pertanian dan Kehutanan Laos, menjadi unsur utama di balik kemitraan Tiongkok-Laos. Sepanjang tahun lalu, laboratorium ini telah menyempurnakan pengaturan tata kelola, menetapkan narahubung tetap di kedua pihak, serta menyiapkan perjanjian tambahan terkait radar serangga resolusi tinggi yang tengah mengajukan perizinan di Laos. Pihak Laos juga telah menyelesaikan penataan fasilitas laboratorium baru, termasuk asrama bagi para peneliti yang bertugas, sehingga tim teknis dapat bekerja dan merespons langsung di lokasi.

Di lapangan, kerja sama berfokus pada pembangunan sistem yang secara langsung melayani petani. Di wilayah tengah dan selatan Laos, stasiun perangkap cahaya pintar telah dipasang di lima provinsi pertanian utama—Vientiane, Bolikhamxay, Khammouane, Savannakhet, dan Champasak—untuk memantau hama utama pada tanaman jagung dan padi.

Uji coba lapangan menghubungkan teknologi ini dengan kegiatan produksi sehari-hari. Di sekitar Vientiane dan distrik sekitarnya, tim Tiongkok–Laos membangun petak uji tanam padi dan jagung untuk membandingkan pengendalian hayati, pengendalian kimia konvensional, serta paket pengendalian hama terpadu. Lewat uji coba yang dilakukan secara berdampingan ini, petugas setempat dan petani dapat mengamati langsung dampak dari berbagai metode terhadap kerugian hasil panen, kebutuhan tenaga kerja, biaya input, dan aspek keselamatan kerja. Dengan demikian, mereka bisa memilih kombinasi yang sesuai dengan kondisi lokal dan kebutuhan pasar.

Pengembangan kapasitas dan komunikasi menjadi elemen penting dalam kemitraan tersebut. Pada 2025, para ahli Tiongkok dan Laos menyelenggarakan empat putaran pelatihan kerja yang terhubung dengan lokasi pemantauan baru. Pelatihan ini mencakup pengoperasian dan perawatan perangkap cahaya, penanganan sampel, identifikasi hama, serta pencatatan data dasar, bahkan telah menjangkau lebih dari 60 teknisi tingkat provinsi, distrik, dan lapangan. Laboratorium Tiongkok-Laos untuk Keamanan Tanaman Pangan juga bekerja sama dengan National University of Laos untuk merekrut dan membimbing mahasiswa magang, serta membekali mereka dengan pengalaman langsung dalam riset pertanian terapan dan pengelolaan data. Untuk meningkatkan visibilitas kerja sama, panel informasi dwibahasa tentang mandat laboratorium bersama, lokasi pemantauan, dan petak uji tanam telah diproduksi, dan Televisi Nasional Laos telah meliput kegiatan ini melalui saluran berita dan platform daring.

Secara keseluruhan, perkembangan tersebut mencerminkan kiprah Tiongkok dan Laos yang menjalin kerja sama ilmu pertanian guna mendukung daya tahan tanaman pangan dan mata pencaharian pedesaan, serta menjadi contoh yang bermanfaat untuk kerja sama regional yang lebih luas.

Riset hingga revisi regulasi, wajah transformasi transmigrasi saat ini

 Selama puluhan tahun, program transmigrasi identik dengan upaya pemerataan dari wilayah padat ke wilayah yang jarang penduduknya. Namun, untuk menghadapi tantangan ekonomi global dan domestik yang kini semakin kompleks, pendekatan konvensional tersebut tidak lagi memadai.

Saat ini transmigrasi tidak boleh lagi sekadar memindahkan kemiskinan atau membuka lahan tanpa arah. Untuk itu, Kementerian Transmigrasi tengah mengembangkan transformasi kebijakan Transmigrasi 5.0 yang menempatkan data dan sains sebagai pedoman dalam pembangunan, didukung dengan kolaborasi lintas sektor.

Fondasi utama dari transformasi tersebut adalah perubahan pola pikir dalam pengambilan kebijakan. Selama ini, tantangan terbesar dalam pengelolaan kawasan transmigrasi seringkali muncul karena kurangnya akurasi data mengenai potensi dan kebutuhan riil di lapangan.

Akibatnya, wilayah transmigrasi dibangun tanpa konektivitas ke rantai pasok ekonomi dan komoditas unggulan gagal mencapai nilai tambah maksimal.

Menyadari hal tersebut, Kementerian Transmigrasi menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) beserta sejumlah perguruan tinggi untuk memastikan setiap langkah pembangunan berpijak pada science-based policy.

Kebijakan berbasis sains bukan sekadar jargon, melainkan kebutuhan mendesak untuk memetakan potensi wilayah secara presisi, mulai dari kontur tanah, kesesuaian komoditas yang dikembangkan, hingga mitigasi risiko bencana.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, menyatakan bahwa pendekatan modern tersebut mutlak diperlukan untuk menjamin keberlanjutan kawasan transmigrasi.

Menurut dia, transmigrasi di era 5.0 harus memenuhi tiga aspek kunci, yakni resiliensi, keberlanjutan, dan kemanusiaan, sehingga riset harus dilakukan secara komprehensif untuk mempersiapkan penempatan transmigran, pengembangan ekonomi kawasan, hingga proses asimilasi dengan masyarakat lokal.

Pendekatan berbasis data tersebut juga diperlukan oleh pemerintah untuk merancang strategi investasi yang spesifik, tidak lagi disamaratakan untuk semua daerah.

Plt. Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan sekaligus Direktur Kebijakan Ekonomi, Ketenagakerjaan, dan Pengembangan Regional BRIN, Anugerah Widiyanto, menyoroti bahwa setiap wilayah memiliki karakteristik unik yang membutuhkan perlakuan yang berbeda.

Misalnya, Sulawesi membutuhkan penguatan hilirisasi dan agroindustri, Kalimantan memerlukan kemudahan akses, sementara Nusa Tenggara membutuhkan investasi ekonomi yang adaptif terhadap kondisi wilayah yang kering.

Aksi nyata

Keseriusan pemerintah dalam merealisasikan visi Transmigrasi 5.0 tersebut tercermin melalui pembentukan Tim Ekspedisi Patriot (TEP).

Selama empat bulan, dari Agustus hingga Desember 2025, sebanyak 2.000 peneliti yang terdiri dari guru besar, dosen, hingga mahasiswa dari tujuh perguruan tinggi nasional diterjunkan ke 154 kawasan transmigrasi.

Mereka bukan sekadar mengamati, tapi hidup bersama transmigran untuk memotret masalah yang terjadi serta menggali potensi ekonomi yang sesungguhnya di setiap kawasan.

Hasil temuan TEP menunjukkan lebih dari 70 persen kawasan transmigrasi belum memiliki infrastruktur dasar yang berfungsi penuh. Akibatnya, lebih dari 60 persen komoditas unggulan dijual dalam bentuk mentah, dan ketergantungan petani terhadap tengkulak mencapai 65 persen.

Kondisi tersebut menyebabkan nilai tambah ekonomi justru dinikmati oleh pihak luar, bukan oleh warga transmigran itu sendiri.

Padahal, Tim Ekspedisi Patriot menemukan banyak hal yang dapat dikembangkan di daerah transmigrasi yang dapat menghasilkan nilai ekonomi hingga triliunan rupiah.

Salah satunya potensi industri sagu di Bomberay, Fakfak, Papua Barat; potensi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan pelabuhan dagang internasional di Barelang, Kepulauan Riau; hingga potensi industri kemiri di Aceh.

Selain itu, terdapat pula potensi peternakan sapi di Nusa Tenggara Timur; perkebunan durian di Sulawesi; perkebunan kelapa di Halmahera, Maluku Utara; hingga perkebunan tebu serta perikanan dan kelautan di Merauke, Papua Selatan.

Tidak hanya memetakan potensi ekonomi, Tim Ekspedisi Patriot juga aktif membangun sejumlah sarana dan prasarana yang amat dibutuhkan untuk mengatasi tantangan di lapangan.

TEP ITB melakukan pengeboran air tanah untuk mengakhiri krisis air bersih selama 32 tahun di Jayapura, Papua, sementara TEP ITS dan UGM mengimplementasikan rekayasa hidrolika untuk menjaga stabilitas dan kualitas air di Desa Beloto, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.

Selanjutnya, TEP UI menggandeng Perum Bulog untuk membangun gudang beras modern berbasis pay-per-use (pembayaran sesuai penggunaan) dan TEP IPB University mengembangkan stasiun cuaca otomatis untuk mitigasi iklim di Morotai, Maluku Utara.

Kemudian TEP UNPAD mendirikan rumah kaca (greenhouse) untuk mendukung pengembangan agrikultur di Tanjung Banon, Batam, Kepulauan Riau, sedangkan TEP UNDIP meningkatkan kualitas pakan dan rantai pasok sapi premium di Nusa Tenggara Timur.