Pasang Iklan Gratis

Amerika Serikat menolak syarat, Iran tegaskan Selat Hormuz tak akan dibuka!

 Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menegaskan tidak akan membuka akses pelayaran di Selat Hormuz jika Amerika Serikat (AS) terus menolak persyaratan yang diajukan Teheran.

Juru bicara IRGC, Hossein Mohebbi, menyampaikan bahwa jalur perairan strategis dunia tersebut kini berada penuh di bawah kendali militer Iran. Ia menegaskan armada tempur lawan telah berhasil didorong menjauh dari kawasan perairan vital tersebut.

"Semua kapal perang musuh berada setidaknya 400 kilometer dari Selat Hormuz, dan dari sudut pandang militer serta teritorial, tidak ada kapal yang dapat melintasi jalur perairan ini tanpa izin dan pengelolaan dari Iran," ujar Mohebbi dikutip dari Xinhua via ANTARA pada Kamis (27/8). 

Mohebbi menjelaskan bahwa rute pelayaran di dekat Oman juga sepenuhnya tunduk pada kendali Iran dan Oman berdasarkan negosiasi pembagian wilayah serta pendapatan.

Pihak IRGC menuduh tindakan penundaan proses negosiasi oleh Washington menjadi pemicu utama jalan buntu ini. Menurutnya, jika AS bersedia kembali pada nota kesepahaman (MoU) perdamaian Juni lalu, "kami dapat membuka Selat Hormuz dalam kerangka kerja yang telah disepakati." Namun, jika Gedung Putih tetap mengabaikan tuntutan tersebut, Iran tidak akan memberikan toleransi sedikit pun. "Oleh karena itu, AS harus menerima persyaratan kami. Jika AS tidak menerima persyaratan kami, Selat Hormuz tidak akan dibuka dalam keadaan apa pun," tambahnya. Blokade ketat di Selat Hormuz ini telah diberlakukan sejak 28 Februari lalu terhadap kapal-kapal milik atau yang berafiliasi dengan AS dan Israel pascaserangan ke wilayah Iran. Meskipun Iran dan Oman sempat mengumumkan kerangka kerja koridor pelayaran sementara dan pembersihan ranjau pada Selasa (25/8), kepastian pembukaan jalur secara permanen kini sepenuhnya bergantung pada keputusan Washington.


0 Response to "Amerika Serikat menolak syarat, Iran tegaskan Selat Hormuz tak akan dibuka!"

Posting Komentar