Tragedi pelajar tewas di Matraman, Pramono instruksikan penutupan seluruh jalan berlubang di Jakarta
Usai pelajar tewas akibat kecelakaan lalu lintas, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung langsung memerintahkan perbaikan seluruh jalan berlubang di Ibu Kota meski bersifat sementara.
Instruksi tersebut disampaikan Gubernur Pramono sebagai langkah darurat untuk mencegah kejadian serupa terulang, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih tidak menentu.
“Agar hal serupa tidak terjadi kembali di Jakarta, saya sudah memerintahkan Kepala Dinas Bina Marga supaya semua jalan-jalan yang berlubang untuk ditutup walaupun bersifat temporary,” ucapnya di Balai Kota Jakarta, Gambir
Curah Hujan Tinggi Jadi Perhatian
Pramono mengakui, tingginya curah hujan membuat kondisi jalan di sejumlah titik menjadi licin dan rusak, sehingga meningkatkan risiko pagi pengguna jalan.
Karena itu, penanganan cepat terhadap jalan berlubang dinilai menjadi langkah penting demi keselamatan warga Jakarta.
“Walaupun sampai dengan tanggal 18-19 Februari itu curah hujannya masih tidak menentu, kadang-kadang tinggj,” ujarnya.
Pemprov DKI Siapkan Langkah Pencegahan
Selain memerintahkan penutupan jalan berlubang, Pramono juga meminta jajarannya aktif mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di ruas jalan yang masih terdampak kerusakan.
“Dan kami meminta untuk masyarakat berkali-kali diingatkan, mulai Dinas Kominfotik Jakarta, sekarang ini memang ada beberapa ruas jalan yang berlubang dan itu mohon kehati-hatian,” tuturnya.
Jalan Berlubang Renggut Nyawa Pelajar SMK
Sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur pagi tadi sekira pukul 06.00 WIB.
Seorang pelajar SMK 34 Jakarta bernama Aldi Surya Putra tewas usai jatuh dari sepeda motor akibat jalan rusak.
Duka cita mendalam pun disampaikan Gubernur Pramono Anung atas tewasnya remaja tersebut.
“Saya mewakili Provinsi DKI Jakarta turut berduka cita atas wafatnya ananda Aldi Surya Putra, siswa SMK 34 Jakarta yang mengalami kecelakaan tunggal lalu lintas pada pagi ini,” tuturnya.
Kemacetan Tinggi dan Jalan Rusak
Gubernur Pramono Anung pun mengungkap detik-detik kecelakaan maut yang terjadi pagi tadi itu.
Kondisi jalan rusak dan kecepatan tinggi menjadi kombinasi mematikan dalam insiden tersebut.
“Kami sudah memantau hasil CCTV. Penyebab kecelakaan adalah jalanan yang licin dan berlubang, lalu dilalui dengan kecepatan yang tinggi. Jadi ini kecelakaannya tunggal,” tuturnya.


0 Response to "Tragedi pelajar tewas di Matraman, Pramono instruksikan penutupan seluruh jalan berlubang di Jakarta"
Posting Komentar