Belanja besar Real Madrid tertutup penjualan pemain akademi La Fabrica
Real Madrid memang royal berbelanja pada musim panas ini. Namun, di balik pengeluaran besar tersebut, ada satu sumber pemasukan yang membuat aktivitas transfer Los Blancos tetap terlihat sehat: La Fabrica.
Melansir Diario AS, akademi Real Madrid disebut telah menghasilkan sekitar EUR 199 juta melalui penjualan pemain binaan maupun keuntungan dari klausul persentase yang dipertahankan klub setelah para pemain meninggalkan Santiago Bernabeu.
Angka tersebut hampir menyamai EUR 225 juta yang dikeluarkan Madrid untuk memperkuat skuad Jose Mourinho.
La Fabrica Jadi Mesin Pemasukan
Real Madrid menyelesaikan sejumlah transfer besar musim panas ini. Yan Diomande, Marc Cucurella, Carlos Espi, Denzel Dumfries, Bernardo Silva dan Ibrahima Konate menjadi bagian dari proyek baru Mourinho.
Namun, perekrutan tersebut tidak sepenuhnya membebani keuangan klub. La Fabrica justru memberikan kontribusi luar biasa melalui sejumlah pemain yang pernah dikembangkan di akademi Madrid.
Salah satu kesepakatan terbesar datang dari Gonzalo Garcia. Kepindahannya ke Fulham menghasilkan sekitar EUR 40 juta, sementara Madrid masih mempertahankan 30 persen hak atas potensi kepindahan sang pemain di masa depan.
Ada pula Nico Paz, yang kembali menjadi sumber pemasukan penting. Como membayar EUR 60 juta untuk 50 persen hak pemain tersebut yang masih berada dalam kendali Madrid.
Sementara itu, kepindahan Victor Munoz ke Liverpool menambah sekitar EUR 20 juta ke kas klub.
Sejumlah pemain lain seperti Cesar Palacios, Jacobo Ortega, Mario Gila, Alvaro Rodriguez, Alex Jimenez, Fran Garcia dan Mario Martin juga ikut menyumbang pemasukan.
Jika seluruh transaksi tersebut digabungkan, kontribusi La Fabrica mencapai sekitar EUR 199 juta.
Madrid Mengeluarkan EUR 225 Juta
Di sisi lain, Madrid tetap melakukan investasi besar untuk membangun skuad baru.
Pengeluaran mereka untuk biaya transfer mencapai sekitar EUR 225 juta.
Investasi terbesar diberikan kepada Yan Diomande. Transfer pemain Pantai Gading itu diperkirakan bisa mencapai EUR 140 juta, yang membuatnya berpotensi menjadi pemain termahal dalam sejarah klub.
Akademi Membantu Membiayai Proyek Mourinho
Jika dibandingkan secara sederhana, Madrid hanya memiliki selisih sekitar EUR 26 juta antara pengeluaran transfer dan pemasukan yang berasal dari La Fabrica.
Artinya, hampir 89 persen dari biaya transfer Madrid musim panas ini secara nominal sudah tertutup oleh pemasukan yang berkaitan dengan produk akademi mereka.
Ini menjadi gambaran menarik mengenai bagaimana akademi Madrid bukan sekadar tempat menghasilkan pemain untuk tim utama.
La Fabrica juga telah berubah menjadi aset finansial jangka panjang.
Madrid bisa menjual pemain yang tidak masuk rencana tim utama dengan harga tinggi, tetapi tetap mempertahankan persentase hak ekonomi sehingga berpotensi mendapatkan keuntungan tambahan ketika sang pemain kembali pindah.
Dengan model seperti ini, Florentino Perez bisa memberikan Mourinho skuad baru tanpa harus sepenuhnya mengandalkan pengeluaran klub.


0 Response to "Belanja besar Real Madrid tertutup penjualan pemain akademi La Fabrica"
Posting Komentar