Harry Kane Ungkap Pandangannya tentang Ballon dOr 2026 Usai Jadi Andalan Bayern Munich
Harry Kane membahas peluangnya memenangkan Ballon d’Or 2026 setelah menjalani musim gemilang bersama Bayern Munich dan tampil produktif bersama tim nasional Inggris.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Kamis (20/8), Striker berusia 33 tahun tersebut mencetak 61 gol dalam 51 pertandingan di semua kompetisi bersama Bayern Munich, termasuk 36 gol dan lima assist dalam 31 pertandingan Bundesliga.
Meski memiliki catatan impresif, Kane menegaskan bahwa keputusan penghargaan tersebut berada di tangan pemilih sehingga dirinya tidak ingin terlalu memikirkan hasilnya.
Kane menilai Ballon d’Or merupakan penghargaan individu tertinggi dalam sepak bola dan mengaku telah memberikan penampilan terbaik sepanjang musim sebelumnya.
Kane juga meraih sejumlah trofi bersama Bayern Munich, termasuk Bundesliga, DFB-Pokal, dan Piala Super Jerman setelah sebelumnya mengakhiri penantian panjang untuk meraih gelar utama.
Bersama Inggris di Piala Dunia 2026, Kane mencetak enam gol dan melampaui Gary Lineker sebagai pencetak gol terbanyak Inggris sepanjang sejarah turnamen tersebut, meskipun timnya tersingkir dari Argentina pada semifinal.
Dukungan terhadap peluang Kane juga datang dari legenda Jerman, Lothar Matthäus, yang menilai penyerang Bayern Munich tersebut sebagai salah satu kandidat utama Ballon d’Or 2026.
Matthäus mempertimbangkan konsistensi Kane sepanjang musim, tetapi menyadari peluangnya dapat terhambat karena Bayern dan Inggris sama-sama gagal mencapai final Liga Champions dan Piala Dunia.
Kane sendiri menganggap kemenangan Ballon d’Or akan menjadi pencapaian luar biasa, tetapi memilih memusatkan perhatian pada musim baru dan menyerahkan keputusan akhir kepada para pemilih.


0 Response to "Harry Kane Ungkap Pandangannya tentang Ballon dOr 2026 Usai Jadi Andalan Bayern Munich"
Posting Komentar