Pasang Iklan Gratis

Mengapa Enzo Fernandez diejek suporter lawan saat Chelsea taklukkan Fulham

 Xabi Alonso mengawali kiprahnya sebagai pelatih anyar Chelsea dengan kemenangan. The Blues mengalahkan Fulham 3-2 di Craven Cottage pada Selasa (25/8).

Chelsea hanya membutuhkan waktu 31 detik untuk membuka keunggulan lewat Joao Pedro. Gol cepat itu menjadi awal positif bagi era baru Alonso.

Joao Pedro mencetak gol setelah memanfaatkan bola dari Levi Colwill yang diteruskan kepada Cole Palmer. Palmer kemudian melepaskan umpan cungkil ke arah Joao Pedro yang berlari ke kotak penalti.

Sang penyerang lalu menuntaskan peluang dengan tenang saat kiper Fulham Bernd Leno maju meninggalkan sarangnya.

Namun, keunggulan cepat itu tidak membuat Chelsea bermain nyaman. Lini belakang The Blues beberapa kali terlihat rapuh, sedangkan Robert Sanchez juga melakukan sejumlah kesalahan di bawah mistar.

Fulham akhirnya menyamakan kedudukan lewat Josh King. Robert Sanchez gagal mengantisipasi tembakan King dari jarak dekat dengan baik. Bola melewati kedua tangannya dan masuk ke gawang Chelsea.

Setelah kedudukan kembali imbang, Chelsea terus menciptakan peluang. Joao Pedro hampir mencetak gol keduanya setelah menyambut umpan silang Palmer, tetapi sepakannya melebar.

Dilansir dari ESPN, Reece James juga menguji ketangkasan Bernd Leno, sedangkan upaya Romeo Lavia dari jarak dekat berhasil ditepis sang kiper.

Chelsea lalu kembali unggul menjelang jeda. Umpan Palmer ke sisi kanan menemukan Maxence Lacroix yang maju membantu serangan. Lacroix kemudian menarik Leno keluar sebelum memberikan bola kepada Morgan Rogers.

Rogers yang baru menjalani debut bersama Chelsea berhasil menyelesaikan peluang itu dan membawa tim tamu unggul 2-1 pada menit ke-41.

Palmer kemudian memperlebar keunggulan Chelsea di awal babak kedua. Gol itu berawal dari kejelian Joao Pedro yang menahan bola di dalam kotak penalti sambil menanti pergerakan Palmer. Tanpa kesulitan, Palmer langsung melepaskan tembakan yang melewati sela-sela kaki Bernd Leno.

Meskipun demikian, Fulham belum menyerah dan kembali memperkecil ketertinggalan. Pada menit ke-54, Timothy Castagne berhasil melewati Colwill dan melepaskan tembakan yang ditepis Sanchez.

Namun, bola justru jatuh ke arah Gonzalo Garcia yang langsung memanfaatkan peluang dengan menyundul bola kembali ke gawang.

Skor 3-2 membuat pertandingan semakin sengit. Fulham bahkan memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan ketika Antonee Robinson melihat Sanchez berada jauh dari garis gawang. Robinson mencoba melakukan lob, tetapi bola melebar.

Sanchez lalu menebus sebagian kesalahannya dengan menggagalkan tembakan keras Ryan Sessegnon. Fulham yang ditangani pelatih baru Alvaro Arbeloa belum mampu menyamakan kedudukan hingga peluit panjang ditiup.

Hasil itu menjadi awal yang positif bagi Xabi Alonso. Selain itu, Morgan Rogers yang didatangkan dengan nilai transfer GBP 117 juta atau sekitar Rp 2,8 triliun dari Aston Villa langsung menunjukkan kualitasnya.

Sementara itu, Enzo Fernandez mendapat sambutan keras saat masuk sebagai pemain pengganti. Gelandang asal Argentina itu disambut cemoohan yang disusul nyanyian ‘England, England’. The Independent bahkan melaporkan ada seorang suporter yang meminta pemain Fulham untuk mengambil kartu merah demi menghentikan Enzo Fernandez.

0 Response to "Mengapa Enzo Fernandez diejek suporter lawan saat Chelsea taklukkan Fulham"

Posting Komentar